Harga Gas Nonsubsidi Naik Signifikan.

MARTAPURA- Harga gas elpiji nonsubsidi kembali mengalami kenaikan. Penyesuaian harga ini berlaku untuk tabung ukuran 5 kilogram dan 12 kilogram di berbagai wilayah Indonesia.

Termasuk di wilayah Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, dimana sejak sabtu kemarin, untuk harga tabung 5 kilogram kini di angka 115 ribu rupiah dari sebelumnya hanya 95 ribu rupiah. Sedangkan untuk ukuran 12 kilogram yang sebelumnya hanya di angka 195 per tabung, kini di angka 235 ribu rupiah.

Salah satu pegawai agen tabung gas nonsubsidi di Kota Martapura, Taufik mengatakan. Akibat kenaikan ini banyak konsumen tidak jadi membeli.

“ kita tidak tahu penyebab kenaikan ini. Yang jelas kenaikan ini sangat berdampak terhadap penjualan. Dimana banyak yang tidak jadi membeli karena harganya sangat mahal,” ungkap Taufik. Rabu (22/4/2026).

Ia berharap, dalam waktu dekat harga gas nonsubsidi ini dapat kembali normal, sehingga masyarakat kembali berminat untuk membeli gas elpiji nonsubsidi ini.

Diketahui, kenaikan harga ini dipengaruhi oleh fluktuasi harga energi global serta biaya distribusi. Mengingat LPG nonsubsidi mengikuti mekanisme pasar, perubahan harga menjadi hal yang tidak terhindarkan.

Meski demikian, pemerintah memastikan bahwa LPG subsidi ukuran 3 kilogram tidak mengalami kenaikan, sehingga masyarakat kecil tetap dapat mengakses energi dengan harga terjangkau.

Kenaikan harga gas nonsubsidi ini diperkirakan berdampak pada pelaku usaha, terutama di sektor kuliner, perhotelan, dan industri kecil yang bergantung pada penggunaan LPG.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *